Pengantar Bibiana Pulo Beda. Cerita oleh Anselmus Masan Rumat Bibiana Pulo Beda, Pahlawan Pendidikan Sumber foto Bibiana Pulo Beda Siang itu, seorang wanita separuh tua melangkah dari satu rumah ke rumah lain. Beliau menawarkan jasa mengajar. Hanya itu. Namun, Niat tulus dibalas dengan pandangan remeh, bercampur rasa tidak percaya dari banyak orang. Meski begitu, katanya tidak apa-apa. Ibu itu mengaku sudah biasa diperlakukan seperti itu. D iberi perlakukan begitu pastinya ada derai air mata. ya begitulah dunia nyata. Tak semua berjalan mulus. CLC Budi Luhur 01 Biah Foto oleh Anselmus Masan Rumat Wanita separuh tua itu belum mau mengakhiri perjuangannya. Semua masalah p enghalang dia jadikan sebagai motivasi semua rintangan adalah masa depan cita cita tulus yang mau dia capai. Bermodal dengan semangat dan ketekunan, proses Ibu itu membuahkan hasil. Suatu ketika dia dipercaya...
Tulisan ini pertama kali saya tulis tahun 2016 dan terbit di Rubrik Seni Budaya Majalah Mahaiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan judul “Menjamah cerita dalam tradisi baleo Lamalera”. Tulisan ini lalu mengalami perubahan judul menjadi “Lebih dekat dengan Lamalera dalam Tradisi Baleo”, ketika saya mengingat sebuah masukan dari seorang senior saya, kini dia bekerja di kantor Berita Antara News. Lebih dekat dengan Lamalera dalam Tradisi Baleo. Lamalera terkenal dengan Tradisi Baleo. Oleh Anselmus Masan Rumat (Anzhello Lamablawa) Saat gong berbunyi, seorang pria mengangkat sebuah kayu berukuran sebuah pendayung perahu. Lebar kayu itu bisa digenggam dengan kepalan tangan. Kayu yang sudah digenggam sudah lebih tinggi dari kepalanya. Para awak perahu duduk melingkar. Hadapan mereka tertuju kepada pria sang pemegang kayu itu. mereka lantas berdoa. Tubuh mereka bergoyang miring ke kanan, miring kiri, kadang ke depan, kedang ke belakang. Banyak gerakan ju...
“Troides… Troides… Troides… ” . Teriak Cyrillus Mola, salah satu mahasiswa FTB UAJY memecah keheningan taman hotel Jayakarta siang itu. FTB UAJY adalah Fakultas Teknobiologi, salah satu fakultas di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Siang itu mereka tengah melakukan sampling (Pengambilan data), untuk mengetahui keanekaragaman kupu-kupu di Taman Hotel Jayakarta. Beberapa saat setelah teriakan itu, kemudian Jaring serangga (trap Insect) disiapkan. Set…. eh Troides itu malah terbang makin tinggi dan menjauh keluar dari taman hotel. Apa itu Troides ? Pertanyaan yang muncul kemudian pemicu, untuk cerita ini dikisahkan. Cerita Oleh = Anselmus Masan Rumat Pengantar oleh Cyrilus Mola. Troides helena , Sumber Google 2018 Hari itu cukup cerah, digunakan untuk bercengkerama tidak ada salahnya. Lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota Yogyakarta, mungkin 4 kilometer, ditempuh sekitar 30 menit dengan kecep...
Comments
Post a Comment